“CICAK NAKAL”
Pada
suatu malam aku bermain karet dengan adiku, untuk memburu cicak kemudian aku
neik kursi yang berroda aku menepel cicak yang ada di atap tetapi tidak kena
lalu karetnya jatuh ke bawah kemudian aku mau mengambil karetnya dibawah ketika
aku turun tiba-tiba... kursi nya jalan sendiri “suuurrrr, bruk... bruk...” lalu
jatulah aku dari kursi itu. “Adehh.... sakit,,,”
Tangan tertidih badan dan akhirnya
patah tulang “ohh.. sungguh apes-aspes” Tidak lama kemudian aku memanggil nenek
ku dan nenek ku terkejut melihatnya “looo looo , tole kok bisa jungkir balik
gitu le,, ya ALLAH ..” kemudian aku
dibawa ke sangkal putung , untuk menyambung tangan ku yang patah. Sepajang
perjalan aku nagis gak karuan,, meritih... “aduh... aduh... sakit... sakit”. Sungguh
biasanya aku anak yang keren, gateng dan jagon malu banget jadi anak yang
cengeng,, nangisan. Apa lagi ketika di tarik tangan ku sama dokter “owaahhh,,,
nangisku semakin tinggi teriaku “aduhhhhhhhhhhhhhh” sampai telinga dokternya
hampir jebol.
Setelah
pulang dari sangkal putung , aku istirahat. Dan masyallah sakitnya “gak nahan”
sampai- sampai hampir satu bulan aku tidak masuk sekolah. Dan benar- benar aku
sudah kapok dan gak mau main yg aneh-aneh lagi, dan aku harus bisa mensyukuri
kesehatan ini. Dan sungguh kawan kesehatan itu mahal. Makan dari itu manaatkan
waktu mu sebaiknya untuk ibadah... ibadah... ibadah. Karena kita tidak akan
tahu kapan bencana itu akan datang dan kenkmatan yang kita punya akan diambil
lagi oleh-Nya. Maka WASPADALAH-WASPADALAH..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar