Pemilihan pilkades
Pada
pemilihan kepala desa banyak konterofersi karena pemilihan pilkades sekarang
sama dengan pemilihan presiden malah ada yang lebih dari pemilihan presiden
,sistem yang dilakukan dalam pemilihan pilkades mengunakan sistem “siapa yang
banyak uang pasti menang “itu adalah sistem yang di lakukan sehingga kekacauan
pun terjadi .
Pada
dua bulan sebelunnya para pencalon pilkades sudah melaksanakn setrateginya,
setraegi yang di lakukan seperti memberi uang di warung-warung ,berbuat baik
dengan rakyatnya ,dan segala cara untuk mendapartkan suara dari rakyat .memang dalam suatu pemilu mengunakan sistem
demokrasi yaitu dari rakyat ,oleh rakyat, untuk rakyat .tapi sistem itu tidak bisa
dijalankan dengan benar pertama dari rakyatnya ,rakyat sekarang tidak memilih
pemimpin sesusi dengan haknya tapi dengan uang yang di berikannya .
Mengapa
rakyat memiliki pemikiran seperti itu?
karena
itu juga timbul dari semua janji-janji calon pilkades yang tidak bida di
laksanakan dengan baik dan hampir semua calon pilkades seperti itu sehingga
rakyat tidak percaya lagi dengan janji-janji yang di berikan .lalu yang di
lakukan rakyat yaitu dengan menerima uang atau suapan pada saat itu .
Dalam
pemilihan ini calon pilkades bertumpang tindih semisalnya calon A memberikan
gula 5 KG maka calon B memberikan 8 KG lalu calon A memberikan uang 25000 calon
B memberikan 50000 lalu calon A memberikan 100000 calon B memberikan 200000.dan
seterusnya seperti itu sampai pada hari pemilihanya. tiba waktunya pemilihan
dan disana uang yang memenangkannya.
Dan
ketika calon pilkades sudah terpilih menjadi pilkades ia berbuat
sewenag-wenagnya kepada rakyat karena ia berpikiran bahwa hak rakyat sudah di
beli dengan uang yang telah di berikan ketika pilkada ,sehingga sekarang
pilkades berbuat tidak adil dengan rakyatnya seperti siapa orang yang awalnya
mendukung dia itu yang ia pedulikan sedangkan yang tidak mendukung ketika itu
maka tidak di perdulikan .
Apakah
itu disewbut dengan pemimpin yang baik ?
Jadi
kita sebagai seorang rakyat yang baik harus bisa membedakan mana yang baik dan
mana yang buruk ,supaya kita tidak di injak-injak oleh pemimpin yang memiliki
kekuasaan kita harus merubah pemikiran bahwa semua itu tidak bisa di gantikan
dengan uang semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar