Selasa, 10 Desember 2013

pemilihan pilkades

Pemilihan pilkades

Pada pemilihan kepala desa banyak konterofersi karena pemilihan pilkades sekarang sama dengan pemilihan presiden malah ada yang lebih dari pemilihan presiden ,sistem yang dilakukan dalam pemilihan pilkades mengunakan sistem “siapa yang banyak uang pasti menang “itu adalah sistem yang di lakukan sehingga kekacauan pun terjadi .

Pada dua bulan sebelunnya para pencalon pilkades sudah melaksanakn setrateginya, setraegi yang di lakukan seperti memberi uang di warung-warung ,berbuat baik dengan rakyatnya ,dan segala cara untuk mendapartkan suara dari rakyat  .memang dalam suatu pemilu mengunakan sistem demokrasi yaitu dari rakyat ,oleh rakyat, untuk rakyat .tapi sistem itu tidak bisa dijalankan dengan benar pertama dari rakyatnya ,rakyat sekarang tidak memilih pemimpin sesusi dengan haknya tapi dengan uang yang di berikannya .

Mengapa rakyat memiliki pemikiran seperti itu?

karena itu juga timbul dari semua janji-janji calon pilkades yang tidak bida di laksanakan dengan baik dan hampir semua calon pilkades seperti itu sehingga rakyat tidak percaya lagi dengan janji-janji yang di berikan .lalu yang di lakukan rakyat yaitu dengan menerima uang atau suapan pada saat itu .

Dalam pemilihan ini calon pilkades bertumpang tindih semisalnya calon A memberikan gula 5 KG maka calon B memberikan 8 KG lalu calon A memberikan uang 25000 calon B memberikan 50000 lalu calon A memberikan 100000 calon B memberikan 200000.dan seterusnya seperti itu sampai pada hari pemilihanya. tiba waktunya pemilihan dan disana uang yang memenangkannya.
Dan ketika calon pilkades sudah terpilih menjadi pilkades ia berbuat sewenag-wenagnya kepada rakyat karena ia berpikiran bahwa hak rakyat sudah di beli dengan uang yang telah di berikan ketika pilkada ,sehingga sekarang pilkades berbuat tidak adil dengan rakyatnya seperti siapa orang yang awalnya mendukung dia itu yang ia pedulikan sedangkan yang tidak mendukung ketika itu maka tidak di perdulikan .

Apakah itu disewbut dengan pemimpin yang baik ?

Jadi kita sebagai seorang rakyat yang baik harus bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk ,supaya kita tidak di injak-injak oleh pemimpin yang memiliki kekuasaan kita harus merubah pemikiran bahwa semua itu tidak bisa di gantikan dengan uang semata.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar